Bahagia itu….. Sederhana!

Ya, sederhana. Sesederhana tulisan ini.

Mungkin anda ada yang berpikiran kok bisa sederhana? bahagia kan harus didapatkan susah payah?

ya, anda benar! Kebahagian memang perlu pengorbanan, berkorban untuk terus bersyukur atas apa yang sudah didapatkan. Berkorban untuk terus merasa bahagia.

Ya, bahagia itu masalah perasaan. it’s up to you to be happy or not! 

sumber gambar : gue-aul.blogspot.com

Yang paling penting adalah kebahagian di dunia ini hanyalah kebahagian yang semu, dan sesaat. Ada kebahagiaan yang lain yang lebih kekal abadi,yaitu di akhirat kelak. Sehingga janganlah kita hanya mengejar kebahagian di dunia, namun melupakan kebahagian yang lebih kekal abadi. Happiness is simple, ya kita balik lagi ke judul coretan ini. Se-sederhana apakah bahagia itu? Mari kita telaah bersama.

Coba sekarang pikirkan dan rasakan sendiri, apakah hari ini kita merasa bahagia? apa yang membuat kita bahagia? dan apa yang kita lakukan sehingga kita bahagia? Coba renungkan dalam-dalam. Semua akan sepakat bahwa kebahagian itu datangnya dari diri kita sendiri (perasaan-red).

Dan dalam Islam pun, kebahagian itu simple (sederhana-red), jika diberi nikmat bersyukur dan bila diberi ujian/cobaan bersabar. Ya simple hanya ada dua hal, syukur dan sabar. Cobalah memulai hari dengan bersyukur, maka hari-hari kita akan dihiasi dengan kebaikan dan alam pun merespon apa yang kita rasakan (kalo boleh ngutip dari buku the secret, the laws of attraction), alam merespon energi apa yang kita pancarkan. Wah malah nyambung kemana-mana neh hehe.

Intinya ya Bahagia itu Sederhana.

Penulis menyadari bahwa penulis sendiri pun belum sepenuhnya bisa menerapkan apa yang penulis tulis dalam coretan di blog ini. Hanya ingin mengingatkan diri sendiri, dan mungkin rekan-rekan, saudara/i yang membaca coretan ini.

Semoga ada manfaatnya, Ada banyak salah mohon dimaafkan.

See ya byebye