Bebek oh bebek, Rubber Duck Project Seoul!

Ya bebek oh bebek, baru sekali ini saya melihat bebek yang jadi artis mendadak. Entah mengapa orang-orang disini *saya juga* moto2 in bebek kayak gini. Mungkin kurang hiburan ya? Iya salah satu sahabat saya juga bilang gitu – rischan.

Ceritanya begini ya, sabtu malam (25/10/2014) saya pergi ke jamsil station, berhubung sebelumnya dapet info dari mas Bangun dan mbak Putri juga. Jadi bikin penasaran ingin lihat kesana, makanya saya langsung aja kesana hehe. Namun ada cerita yang mungkin menarik yang bisa saya ulas disini. Jadi begini ceritanya, pada saat saya sampai disana, tiba2 dapat telpon dari sahabat saya (rischan) yang ingin berkunjung ke rumah saya, berhubung dia dari jauh, Gwangju. Maka langsung saja saya bilang ke dia, “

Ayo dab jalan2 sabtu malam bareng aku, ketemu di jamsil station ya!” ajakku. Ya kami memang terbiasa menggunakan kata “sabtu malam” karena tau sendiri lah kami masih single gitu loh 😀 kkkkk. Tanpa basi-basi lagi akhirnya sahabat saya sampai di jamsil station. Kemudian saya jemput dia di station dan kita jalan-jalan untuk melihat bebek yang mendadak menjadi artis *karena dipoto-poto-in banyak orang* hehe. Setelah selesai sesi poto2 nya, kami memutuskan untuk mencari tempat duduk untuk sekedar merehatkan kaki yang sudah terasa capek sekali biasa anak lab gak pernah jalan-jalan hahaha. Nah ini neh sesi yang ditunggu-tunggu, yaitu sesi curhat, ciee curhat ciee kkkk *malah ngomong tanggepi sendiri* lagi rada-rada gimana ini otak :p

Ya kami ngobrol banyak, curhat sana-sini. Maklum dia adalah sahabat saya sejak pertama saya masuk kuliah S1 di UIN Sukijo, dan dia juga yang bahkan ngerti saya sampai gaya bahasa yang saya pakai, logat bahasa juga dia bisa tau wuaahhh cieee so sweet tapi tenang saya masih normal lho 😀 kkkk. Betapa senangnya saya bisa bertemu sahabat yang datang jauh2 dari Gwangju, sebenarnya gak jauh amat tapi karena kesibukan dan faktor lain saya gak bisa berkunjung ke Gwangju, tapi alhamdulillah Allah mungkin sudah pasti mengatur pertemuan ini. Dan yang bisa saya share disini adalah disela-sela kami curhat cerita banyak hal tentang hidup, cinta, cita bahkan tentang hal-hal yang mungkin gitu2 deh kkkkk. Gimana suka cita hidup jauh dari orang tua, sahabat, teman, dll. Namun dari obrolan yang ngalor-ngidul itu dapat saya sampaikan ke teman2 bahwa jika kita ingin menjaga diri hidup di Luar Negeri (apalagi Korea) segeralah menikah (yang mau kuliah di Luar Negeri (LN) mending menikah dulu, bawa istri untuk hidup bareng di LN).

You know live here is freedom, you can do anything, nobody care! _aduh keceplosan boso inglis iseh amburadul kkkkk intinya taulah hidup bebas, engga ada yang peduli kamu mau ngapain sama siapa, yang penting nggak ngrusuhi tanggane *kata senior* yang penting nggak ganggu orang lain kamu bisa nglakuin apapun. Nah disinilah titik yang sangat rawan sekali, apalagi bagi jomblowan kayak kami2 ini. Taulah semua kalau ada kesempatan bisa terjadi. Nah untuk nge-rem nya, obatnya adalah “_menikah” disaat puasa tidak sanggup untuk membendung semuanya. Namun “_Arep nikah ro sopo yo?, rareti aku kkkk” _kami ketawa sendiri-sendiri hehehe.

Berhubung sahabat saya ini bentar lagi lulus (tinggal nunggu satu semester lagi dan berniat untuk segera menikah, kita doakan semoga hajad nya lancar dan diberi yang terbaik lah dalam hidupnya) sedangkan saya baru aja masuk di semester 2 dan entah sampai lulus butuh berapa tahun lagi (saya harap 4 tahun saja *semoga, aamiin :)*, karena berhubung saya kuliahnya S2-S3 langsung alias intergrated) maka inilah mungkin tantangan yang harus saya hadapi, doakan ya teman semoga saya lulus ujian ini, ya UJIAN HIDUP! karena ujian kampus itu lebih gampang daripada ujian hidup. Meski ujian kampus saya pusing juga hehehe.

Akhirnya setelah ngalor-ngidul kami putuskan untuk pulang *karena saya sudah laper banget*. Dan malam itu sahabat saya ini nginep di tempat saya, dan kami lanjutkan ngobrol nya ke banyak hal *biasa anak muda* yang tidak bisa saya share semua disini. Jadi intinya, solusinya bagi jomblowan kita2 ini adalah menikah. Doakan ya semoga Allah lancarkan semua niat2 baik ini. Wallahu a’lam nikahnya pas masih kuliah disini atau setelah selesai hehe. Kita lihat saja nanti hanya waktu yang bisa menjawab hehehe. Sekarang fokus aja nyari2 kesibukan selain nge-lab karena kenapa malam itu kita ngobrol tentang masalah “menikah” karena kehidupan di-lab itu sudah membuat kita stress, butuh hiburan, refresing, maka jalan yang paling baik adalah menikah biar ada temannya kalau mau jalan2, bisa jadi tempat curhat kalau ada masalah, bisa jadi teman untuk berbagi suka cita hidup di negeri dongeng , “Oh indahnya hidup ini” 😀 hehehe.

Oiya ini saya bagi gambar foto bebek yang mendadak jadi artis, bagi teman-teman yang ada kesempatan datang ke Seoul, bisa datang lihat bebek gede ini di Jamsil station *bagi yang penasaran aja* hehehe. Acara ini berlangsung dari tanggal 14 Oktober sampai 14 November bertempat di Seokchon Lake.